Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi dan Cara Mengukur Dioda Menggunakan Multimeter

 

Fungsi dan Cara Mengukur Dioda Menggunakan Multimeter

Cara Mengukur Dioda Menggunakan Multimeter

Untuk memastikan dioda berfungsi dengan benar sesuai peranannya, perlu dilakukan pengukuran dengan multimeter (AVO Meter).

 

Mengukur Dioda dengan Multimeter Analog

Posisikan saklar pada mode OHM (Ω) x1k atau x100.

Sambungkan probe merah ke terminal katoda (tanda gelang).

Sambungkan probe hitam ke terminal anoda.

Baca hasil pengukuran pada display multimeter.

Jarum display harus bergerak ke arah kanan.

Balikkan probe merah ke terminal anoda dan probe hitam ke terminal katoda.

Baca hasil pengukuran pada display multimeter.

Jarum tidak boleh bergerak.

Jika jarum bergerak, kemungkinan dioda rusak.

 

Mengukur Dioda dengan Multimeter Digital

Atur posisi saklar pada mode OHM (Ω).

Sambungkan probe hitam ke terminal katoda (tanda gelang).

Sambungkan probe merah ke terminal anoda.

Baca hasil pengukuran pada display multimeter.

Display harus menunjukkan nilai tertentu (misalnya, 0.64 MOhm).

Balikkan probe hitam ke terminal anoda dan probe merah ke terminal katoda.

Baca hasil pengukuran pada display multimeter.

Nilai resistansi harus tak terhingga (infinity) atau mengindikasikan sirkuit terbuka.

Jika nilai tertentu muncul, dioda kemungkinan rusak.

Mengukur Dioda dengan Multimeter Digital (Fungsi Dioda)

Atur posisi saklar pada mode dioda.

Sambungkan probe hitam ke terminal katoda (tanda gelang).

Sambungkan probe merah ke terminal anoda.

Baca hasil pengukuran pada display multimeter.

Display harus menunjukkan nilai tertentu (misalnya, 0.42 V).

Balikkan probe hitam ke terminal anoda dan probe merah ke terminal katoda.

Baca hasil pengukuran pada display multimeter.

Tidak boleh ada nilai tegangan pada display.

Jika nilai tertentu muncul, dioda kemungkinan rusak.

Dengan memahami peran dioda serta cara mengukurnya menggunakan multimeter, Anda dapat memastikan kinerja yang akurat dan berfungsi dengan baik. Melalui panduan ini, mengukur dioda menjadi lebih mudah dan lebih efisien.

Pengukuran Dioda dengan Multimeter: Cara Menentukan Kondisi Komponen

 

Dalam dunia elektronika, dioda merupakan salah satu komponen yang sering diukur menggunakan alat yang disebut multimeter. Tujuan pengukuran dioda adalah untuk mengidentifikasi apakah komponen tersebut masih berfungsi dengan baik atau sudah mengalami kerusakan. Proses pengukuran dioda menggunakan multimeter dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu pengukuran dalam keadaan dioda tidak terhubung dengan sumber tegangan listrik, dan pengukuran dioda saat terhubung dalam sebuah rangkaian. Kedua metode ini memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.

 

Jika kita ingin mengukur dioda tanpa terhubung dengan tegangan listrik dan rangkaian lainnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melepaskan sambungan solder (kecuali untuk dioda baru yang belum terpasang pada rangkaian). Walaupun langkah ini memerlukan tambahan pekerjaan, namun pengukuran dengan cara ini lebih akurat dan memberikan keyakinan atas hasilnya. Di sisi lain, pengukuran dioda dalam kondisi terhubung ke sumber tegangan dan rangkaian listrik tidak memerlukan pelepasan solder, sehingga menghemat waktu dan tenaga. Namun, pendekatan ini harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko tersengat listrik atau terjadinya korsleting. Selain itu, pemahaman yang mendalam mengenai prinsip rangkaian tempat dioda terpasang menjadi sangat penting dalam metode ini.

 

Berikut adalah langkah-langkah pengukuran dioda dalam keadaan tidak terhubung dengan rangkaian dan tegangan listrik, khususnya menggunakan multimeter analog:

 

Pastikan teslead (probe) multimeter terpasang dengan benar dan aman.

Setel posisi saklar multimeter pada mode ohm meter, dan sesuaikan pengali sesuai kebutuhan.

Hubungkan probe berwarna hitam ke kutub anoda dioda, dan probe berwarna merah ke kutub katoda (untuk mempermudah identifikasi, bisa memberi tanda pada kutub dengan gelang warna putih, misalnya).

Amati gerakan jarum pengukur (meter). Jika jarum bergerak dan menunjukkan nilai hambatan tertentu, ini mengindikasikan dioda masih berfungsi dengan baik. Namun, perlu diingat bahwa pada tahap ini belum dapat dipastikan apakah dioda benar-benar dalam kondisi baik atau tidak. Langkah berikutnya diperlukan untuk penilaian yang lebih akurat.

Lanjutkan dengan menghubungkan probe berwarna hitam ke kutub katoda dan probe berwarna merah ke kutub anoda dioda.

Amati apakah jarum pengukur bergerak atau tidak. Jika jarum bergerak pada langkah ini, hal ini menunjukkan bahwa dioda mengalami kerusakan (kebocoran). Jika jarum tidak bergerak, kemungkinan besar dioda masih dalam kondisi baik. Namun, perlu diingat bahwa hasil pada langkah 4 juga perlu dipertimbangkan.***

 


Post a Comment for " Fungsi dan Cara Mengukur Dioda Menggunakan Multimeter"