Published 2:11 PM by Admin with 0 comment

Alat Penghemat Listrik Rumah - Listrik Beneran Hemat?

Alat Penghemat Listrik 



Beberapa kali kami sering menemukan di toko maupun online menjual perangkat yang dicap sebagai alat penghemat listrik dan diklaim mampu mengurangi jumlah tagihan listrik secara signifikan.


Tentu pertanyaan yag bakal muncul dipikiran kita adalah: Apakah alat itu benar-benar mampu menghemat listrik? Apakah ini legal? Bisakah alat ini bekerja untuk rumah, kantor, atau pabrik saya? 

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini sangat sederhana:


Apakah itu menghemat listrik? Ya tetapi hanya dalam kasus-kasus tertentu. Apakah ini legal? Benar. Bisakah ini bekerja untuk rumah, kantor, atau pabrik saya? Sekali lagi hanya dalam kasus-kasus tertentu.

Apa Itu Alat Penghemat Listrik


Alat Penghemat listrik adalah perangkat yang mampu meningkatkan faktor daya sehingga akan dihasilkan kVAh (energi yang disediakan oleh utilitas) lebih rendah per kWh (energi yang digunakan oleh alat). Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi arus listrik yang diambil dari utilitas.

Berdasarkan konsep tentang Faktor Daya, ada 2 jenis beban listrik: resistif (mis. Lampu, pemanas air, pemanas koil, dll.) dan beban induktif (mis. Kipas angin, mesin pompa, AC, dan lemari es). 

Untuk beban resistif, energi (atau listrik) yang dipasok oleh utilitas sebagian besar sama dengan listrik yang digunakan oleh alat. Tetapi dalam kasus beban induktif beberapa energi digunakan untuk membuat medan magnet yang sama sekali tidak digunakan.

Dan rumus yang diterapkan adalah:

kVAh x P.F = kWh 

kVAh = Energi/listrik yang dipasok oleh utilitas
P.F = Faktor Daya
kWh = energi/listrik yang digunakan oleh alat

Cara kerja Alat Penghemat Listrik 


Prinsip Kerja alat penghemat listrik secara sederhana adalah menyamakan beban listrik yang dibutuhkan sebuah peralatan.

Peralatan yang memakai listrik pada umumnya (kalau tanpa kapasitor) menggunakan daya watt ( daya semu) yang lebih besar dari daya watt sesungguhnya. 

Sebagai contoh pada label sebuah mesin cuci tercantum beban daya sebesar 300 watt. Padahal daya sesungguhnya yang mungkin akan dipakai bisa sampai 500 watt. Hal ini terjadi pada alat listrik yang tidak memakai kapasitor, karena adanya daya semu dan power factor yang rendah.

Apakah di rumah kamu sering terjadi sekering turun, padahal kamu sudah yakin bahwa penggunaan beban listrik tidak akan melebihi kapasitas beban listrik di rumah kamu.

Seperti yang telah dijelaskan alat penghemat listrik berfungsi menyamakan watt yang dipakai alat-alat listrik menjadi jumlah watt sesungguhnya. Sama sekali tidak mencuri beban listrik bahkan mampu mendukung program dari pemerintah khususnya PLN dalam menghemat energi dan penggunaan daya listrik. Sesuai dengan syarat penyambungan listrik PLN dimana dianjurkan sebuah peralatan menggunakan kapasitor.

Apakah dengan ini alat penghemat listrik benar-benar mampu menghemat listrik? sekali lagi alat penghemat listrik hanya berguna dalam memperbaiki atau meningkatkan faktor daya, jadi apabila faktor daya tidak dapat ditingkatkan maka alat penghemat listrik yang kamu gunakan sama sekali tidak berguna.

Kapan Alat Penghemat listrik Cocok Dipakai


Alat pengehmat listrik sangat cocok dipakai ketika ada banyak beban induktif dalam sistem (seperti pompa, AC, kulkas dan kipas angin) dan tagihan beban listrik dalam kVAh/daya semu.

Selain itu penggunaan kabel yang kurang bagus akan membuat banyak listrik yang hilang dalam bentuk panas di kabel, dengan menggunakan alat penghemat listrik maka akan dihasilkan arus yang lebih rendah yang membantu mengurangi kehilangan panas melalui kabel.

Apakah Alat Penghemat Listrik Cocok Dipakai Dirumah


Jika jenis tagihan dirumah kamu dalam kWh (energi yang digunakan oleh peralatan) maka dengan demikian tidak ada manfaat nyata dari koreksi faktor daya yang berarti menggunakan alat penghemat listrik sama sekali tidak berguna. 

Kecuali jika kabel di rumah kamu terlalu buruk, maka kamu akan dapat meilhat penghematan dengan menggunakan peralatan penghemat listrik, hal ini karena alat penghemat listrik dapat mengurangi kehilangan panas di kabel, tetapi hal tersebut tidak cukup signifikan menghemat biaya tagihan listrik.

Apakah Alat Penghemat Listrik Cocok Dipakai Dikantor/Pabrik


Biasanya untuk sektor komersial atau sektor industri, terdapat dua jenis tagihan listrik, yaitu

1. Beban yang dikontrak adalah dalam kVA (atau tagihan berdasarkan permintaan)
2. Tagihan dalam satuan kVAh.

Jika tagihan dalam kVA maka penggunaan alat penghemat listrik dapat menghemat biaya tetap, dan  jika tagihan listrik dalam kVAH, dengan menggunakan alat penghemat listrik maka konsumsi kVAh lebih sedikit dan jumlah unit yang muncul pada tagihan listrik akan lebih sedikit.

Salah satu faktor lainnya yang harus diperhatikan adalah adanya pinalti faktor daya/rabat, apabila memang ada maka dengan meningkatkan faktor daya maka dapat menghemat penggunaan daya.

Seandainya tidak satu pun dari 3 kondisi di atas berlaku dalam kasus Anda, maka menggunakan alat penghemat listrik dikantor/pabrik sama sekali tidak berguna.

Semoga penjelasan mengenai Alat Penghemat Listrik Ini bermanfaat, sehingga Anda lebih bijak untuk memilih menggunakannya atau tidak.
      edit

0 komentar:

Post a Comment

Ada Materi Yang Kurang atau Kurang Lengkap ?, Silahkan Beri Komentar