Published 3:27 AM by Admin with 1 comment

Power Supply - Pengertian, Fungsi, Contoh Rangkaian, PC Power Supply

Power Supply


Pengertian Power Supply (Catu Daya)

Catu Daya atau Power Supply adalah suatu peralatan listrik yang berguna sebagai penyedia energi listrik untuk perangkat listrik atau perangkat elektronika lainnya. Secara sederhana, konsep kerja catu daya atau power supply adalah mengubah energi listrik yang secara langsung berasal dari sumber listrik menjadi energi lisrik yang sesuai dengan kebutuhan perangkat listrik atau elektronika. 

Disamping disebut sebagai power supply, karena kegunaannya yang dapat menyesuaikan atau mengubah besar daya listrik awal menjadi daya listrik yang dibutuhkan peralatan listrik sehingga disebut  juga Power Supply Converter.

Prinsip Kerja Power Supply

Tahukah Anda bawah, arus listrik yang kalian gunakan di rumah-rumah, kantor, maupun pabrik merupakan jenis arus bolak-balik atau arus AC (Alternatif Current), arus bolak-balik ini dibangkitkan, dikirim, lalu didistribusikan ke konsumen. Arus bolak-balik dipilih dibanding arus searah atau arus DC (Direct Current) karena dianggap lebih ekonomis.

Sayangnya, hampir seluruh peralatan elektronik yang digunakan di rumah-rumah misalnya, mengunakan arus DC bertegangan rendah. Untuk mengatasi hal tersebut maka digunakan power suplai atau catu daya, dengan power supply maka aliran arus AC dapat diubah menjadi arus DC. 

Disamping itu karena arus DC yang dihasilkan masih bertegangan tinggi maka diubah lagi menjadi tegangan yang lebih rendah atau sesuai kebutuhan peralatan listrik.


Jenis-Jenis Power Supply Secara Umum


Jenis-jenis power supply umumnya dibedakan ke dalam 2 golongan yaitu jenis power supply berdasarkan fungsinya dan jenis power supply berdasarkan bentuknya.

1) Jenis Power Supply Berdasarkan Bentuknya


Jenis-jenis power supply berdasarkan bentuknya dibagi menjadi 3 jenis yaitu, Adjustable Power Supply, Regulated Power Supply, dan Unregulated Power Supply.

A) Adjustable Power Supply

gambar rangkaian Adjustable Power Supply

Dengan Menggunakan Adjustable Power Supply maka kita dapat mengatur besar arus maupun tegangan sesuai kebutuhan perangkat yang dimiliki dengan menggunakan knob mekanik. Adjustable power supply ini terbagi kedalam 2 jenis yaitu regulated adjustable power supply dan unregulated adjustable power supply.


B) Regulated Power Supply 

Gambar rangkaian Regulated Power Supply
Dengan menggunakan Power Supply jenis regulated maka arus maupun tegangan listrik akan dapat stabil meskipun terjadi perubahan arus maupun tegangan pada beban atau sumber arus.


C) Unregulated Power Supply

Gambar Rangkaian Unregulated Power Supply


Seusai dengan namanya, power supply jenis ini tidak dapat menjaga kestabilan arus dan tegangan keluarannya sehingga apabilah terjadi perubahan beban atau sumber listrik maka daya listrik yang dihasilkan pun akan berubah


2. Jenis Power Supply Berdasarkan Rancangannya


A) Power  Supply Internal (Built-in)


gambar Power  Supply Internal (Built-in)

Power supply internal adalah jenis power supply yang ditempatkan didalam sebuah peralatan elektronik, digunakan pada peralatan seperti TV, komputer, DVD player dan lainnya. Dengan keberadaan power supply yang berada didalam perangkat elektronik, maka jangan heran mengapa peralatan seperti TV dapat langsung dicolok ke sumber arus secara langsung.

B) Power Supply Eksternal (Stand Alone)

gambar Power Supply Eksternal (Stand Alone)

Kebalikan dari jenis power supply internal, power supply jenis ini bisa dibilang berdiri sendiri (stand alone) sehingga dapat kita lihat. contohnya seperti kepala charger hp atau adaptor laptop. Disamping itu,ada juga power supply eksternal yang tegangan keluarannya dapat diatur, umumnya power supply ini berukuran besar,


3) Jenis Power Supply Berdasarkan Metode Konversinya


A) Power Supply Linier

Jenis power supply ini dapat mengkonversi atau menyalurkan tegangan listrik secara langsung ke inputnya. Gambar diatas adalah power supply linier transformator

B) Power Supply Switching

gambar Power Supply Linier

Power supply jenis ini terlebih dahulu akan mengkonversi tegangan input ke pulsa DC atau AC sebelum menyalurkanya ke tegangan output.


Jenis Power Supply

Setelah membahas jenis-jenis power supply secara umum, maka power supply juga dibagi jenisnya berdasarkan penggunaanya secara khusus atau bisa juga dibilang jenis power suply berdasarkan fungsinya / prinsip operasinya.


1) DC Power Supply


DC Power Supply adalah jenis catu daya yang dapat menghasilkan arus listrik serta tegangan output dalam bentuk DC (Direct Current), selain itu polaritas beban baik positif maupun negatif tidak berubah.

Power Supply jenis ini terbagi menjadi 2 yaitu :

A) AC to DC Power Supply

Secara sederhana prinsip operasi dari power supply AC to DC yaitu mengubah sumber tegangan arus bolak-balik (AC) menjadi tegangan arus searah (DC). Disamping itu transformator yang dipasang pada power supply ini berguna untuk menurunkan tegangan, lalu dioda akan menyearahkan tegangan arus dan kapasitor akan memfilternya.


B) Linear Regulator

Jenis Power Supply ini berguna untuk menurunkan tegangan arus DC masukan selain itu juga dapat mentabilkan tegangan DC yang berubah-ubah.


2) AC Power Supply


Secara khusus, ini adalah jenis power supply (catu daya) yang berguna untuk mengubah taraf tegangan AC sesuai dengan taraf tegangan yang dibutuhkan. Sebagai contoh dengan menggunakan power supply ini maka kita dapat menaikan tegangan AC 110 V  ke 220 V untuk peralatan listrik yang membutuhkan tegangan 220 V, dan sebaliknya menurukan tegangan AC dari 220 V ke 110 V.


3) High Voltage Power Supply


High Voltage Power Supply atau catu daya bertegangan tinggi adalah jenis power supply yang dapat menghasilkan keluaran listrik bertegangan tinggi dari ratusan hingga ribuan volt. Jenis power supply ini umumnya dipakai pada peralatan mesin X-Ray ataupun peralatan listrik yang membutuhkan arus tegangan tinggi.


4) Programmable Power Supply 


Ini adalah jenis power supply yang memanfaatkan remote control untuk pengoperasiaanya, melalui interface sinyal input analog maupun digital contohnya GPIB dan RS232.


5) Switch-Mode Power Supply (SMPS)


SMPS adalah jenis power supply yang mana tegangan AC langsung disearahkan oleh dioda kemudian difilter oleh kapasitor utnuk mendapatkan tegangan DC. Tegangan DC tersebut akan di switch dalam posisi ON atau OFF pada frekuensi tinggi, dari hal inilah tegangan AC frekuensi tinggi dapat melewati trafo frekuensi tinggi.


6) Uninterruptible Power Supply (UPS)


Ini jenis power supply yang umumnya dikenal dengan UPS. Sistem kerja dari UPS ini adalah dari perpindahan sumber arus listrik antara 2 sumber daya listriknya yaitu pada tegangan input AC dan pada baterai sebagai sumber arus cadangan.

Sederhananya adalah apabilah terjadi kegagalan untuk memasok energi listrik dari input tegangan AC maka baterai akan diaktifkan sebagai penyedia energi listrik sehingga peralatan listrik tersebut dapat tetap jalan.

Ada Materi yang Kurang ? Silahkan Beri Komentar dibawah
      edit

1 comment:

  1. Valuable information. Fortunate me I found your site by chance, and I am surprised why this
    twist of fate didn't happened in advance!
    I bookmarked it.

    ReplyDelete

Ada Materi Yang Kurang atau Kurang Lengkap ?, Silahkan Beri Komentar