Published 5:17 AM by Admin

Rangkaian Elektronika Sederhana Remote Control Beserta Penjelasaanya

Rangkaian Elektronika Sederhana


Berikut ini akan kami sajikan berbagai jenis rangkaian elektronika remote control , diharapkan kedepannya agar pembaca akan memiliki kemampuan dalam membuat sendiri rangkaian elektronika sederhana ini.

1. Rangkaian Elektronika Remote Control Menggunakan Modul VHF


Gambar Rangkaian







Daftar Komponen



1. Rangkaian Remote Control Receiver 1

• Dioda D1-D2 : 1N4148

• Dioda Zener D3 : 3,3 V

• Kapasitor polar C1-C2 : 10 µF/10V

• Transistor T1 : BEL 187

• Relai : 6V, 100 Ω

• Remote Control Receiver : VG40R


2. Rangkaian Remote Control Receiver 1

• Dioda D1, D4 : 1N4148

• Dioda Zener D2 : 3,3 V

• Dioda D3 : 1N4001

• Resistor R1-R2 : 1 KΩ

• Resistor R3 : 10 KΩ

• Variabel resistor VR1 : 100 kΩ

• Kapasitor Polar C1 : 10 µF/10V

• Kapasitor C2 : 0,1 µF

• IC Timer : Ne555

• Transistor T1 : BC548

• Relai : 6V, 100 Ω

• Remote Control Receiver : VG40R


3. Rangkaian Control Receiver 3

• Dioda D1, D3-D4 : 1N4148

• Dioda Zener D2 : 3,3 V

• Resistor R1, R3 : 10 KΩ

• Resistor R2, R5 : 1 KΩ

• Resistor R4 : 220 KΩ

• Kapasitor Polar C1 : 22 µF/10V

• Kapasitor C2 : 0,1 µF

• IC1 Timer : Ne555

• IC2 : 4017

• Transistor T1 : BC548

• Transistor T2 : BEL187/SL100

• Relai : 6V, 100 Ω

• Remote Control Receiver : VG40R


4. Rangkaian Control Receiver 4

• Remote Control Transmitter : VG40T

• Switch S1 : ON/OFF

• Catu Daya 9V


Cara Kerja :


Rangkaian ini berfungsi sebagai sakelar dengan menggunakan VHF module. Rangkaian transmitter menggunakanVG40T, sedangkan rangkaian receiver terdiri dari 3 opsiyang semuanya menggunakan VG40R. Aplikasi rangkaian ini antara lain sebagai berikut. 

A. Menghidupkan relai untuk sementara (receiver 1) 
B. Menghidupkan relai untuk waktu yang telah ditentukan (receiver 2) 
C. Menyalakan dan menghidupkan relai (receiver 3) 

Pada aplikasi A, relai akan hidup hanya pada saat remote diaktifkan. Rangkaian ini hanya berfungsi seperti halnya switch push button,yaitu rangkaian akan aktif pada saat sakelar ditekan saja.Transistor hanya berfungsi sebagai pengendali relai. 

Aplikasi B menggunakan IC timer NE555 yang berfungsi untuk membangkitkan waktu yang berguna untuk mengaktifkan relai. Waktu aktif bergantung pada nilaiVR1. 

Pada aplikasi C, rangkaian akan aktif setelah receiver menerima sinyal, dan akan mati setelah receiver menerima sinyal kembali. Sehingga rangkaian ini lebih mirip dengan sakelar ON/OFF. Rangkaian ini menggunakan timer 555 dan IC4017 yang berfungsi sebagai kontrol flipflop. IC 555 diaktifkan dengan tipe monostable multivibrator.

      edit