Published 8:22 PM by Admin

Bilangan Biner - 5 Menit Kuasai Konversi Bilangan Biner

Cara Mengkonversi Bilangan Biner


Iklan

Pengertian Sistem Bilangan


Sistem bilangan adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu fisik. Sistem bilangan mempunyai basis angka tertentu (radix) sebagai suatu batasan. Misalnya sistem bilangan desimal disebut radix 10 karena menggunakan basis 10 digit angka, dimulai dari angka 0 sampai dengan 9. Ada banyak sistem bilangan yang berhubungan dengan sistem mikroprosesor, yaitu :
  • Sistem Bilangan Desimal
  • Sistem Bilangan Binari/Biner
  • Sistem Bilangan Oktal
  • Sistem Bilangan Heksadesimal

Sistem Bilangan Biner


Sistem bilangan Biner mempunyai digit/ radik/basis dua, sehingga mempunyai dua kode yaitu : 0 dan 1. Sistem bilangan biner dikenal juga dengan sistem bahasa mesin, karena angka “0” didefinisikan sebagai mesin dalam kondisi off/mati dan angka “1” didefenisikan mesin dalam kondisi on/menyala.

Bilangan biner juga memiliki bobot paling besar dan paling kecil.
  • MSB = Most Significant Binary Digit/Most Significant BIT, yaitu digit bilangan biner yang mempunya bobot paling besar.
  • LSB = Least Significant Binary Digit/Least Significant BIT, yaitu digit bilangan biner yang mempunya bobot paling kecil.
Catatan : Digit bilangan Biner disebut pula BIT

Contoh :
Bilangan Biner 1011 (4 Bit)
1011(2) = (1 x 23) + (0 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20)
                       = (1 x 8) + (0 x 0) + (1 x 2) + (1 x 1)

Dari sini dapat kita lihat bahwa digit 1 paling kanan mempunyai bobot paling kecil (LSB). Sedang paling kiri mempunyai bobot paling besar (MSB).

1. Cara Konversi Bilangan Biner ke Desimal


Untuk mengkonversi nilai biner ke nilai desimal dapat dilakukan dengan cara mengkalikan angka biner tersebut dari kiri ke kanan dengan angka 2n kemudian menjumlahkan seluruhnya. Pangkat n paling kanan dimulai dari 0 terus bertambah sesuai jumlah angka biner.

Contoh :

1011011(2) = …………… (10)

1011001(2) = (1 x 26) + (0 x 25) + (1 x 24) + (1 x 23) + (0 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20)
                      = 64 + 0 + 16 + 8 + 0 + 2 + 1
                      = 91 (10)


2. Cara Konversi Bilangan Desimal ke Biner


Caranya dengan membagi nilai desimal dengan angka 2 sampai habis. Sisa paling akhir menjadi nilai MSB dan seterusnya menjadi LSB.

Contoh :

25(10) = ……………… (2)

Solusi :

konversi bilangan desimal ke biner

3. Sistem Bilangan Heksadesimal 


Sistem bilangan heksadesimal mempunayai basis/radik/ base 16, sehingga mempunya 16 lambang/ kode, yaitu : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D F. Sistem bilangan ini digunakan untuk menyandi/memendekan sistem bilangan biner. 

Untuk lebih jelasnya konversi nilai sistem bilangan dapat dilihat pada tabel 1 di bawah :

Tabel Konversi nilai sistem bilangan

Tabel Konversi nilai sistem bilangan

4. Cara Konversi Bilangan Heksadesimal Ke Biner


Caranya: Perhatikan kembali bobot bilangan Biner, setiap satu digit Heksadesimal dikonversi menjadi 4 bit Biner.

Contoh :

1)  2A6 (16) = ……………… (2)

     2A6 (16) = 0010 1010 0110 (2)
                      = 001010100110 (2)
                      = 1010100110 (2)

Keterangan :

2  = (0 x 8) + (0 x 4) + (1 x 2) + (0 x 1) = 0010
A = (1 x 8) + (0 x 4) + (1 x 2) + (0 x 1) = 1010
6  = (0 x 8) + (1 x 4) + (1 x 2) + (0 x 1) = 0110 


2) 45,2C (16) =  ………………. (2)

    45,2C (16) = 0100 0101, 0010 1100 (2)
                         = 101000101,00101100 (2)

Perhatikan Tabel Diatas Untuk Memudahkan konversi

5. Cara Konversi Bilangan Biner Ke Heksadesimal


Caranya : Kelompokan bilangan biner menjadi 4 bit dari bobot paling rendah atau dari koma jika terdapat koma (lihat contoh 2 diatas), kemudian setiap 4 Bit Biner dirubah menjadi satu digit Heksadesimal dengan aturan 8421

Contoh : 



 


Sekian Materi bilangan biner dan cara konversi bilangan biner, semoga membantu.

      edit